Sunny Weekends

Weekends! It was such a big big day! Tired of hectic Monday-Friday. Aaaah, that’s pathetic! I spent weekends with my mom, dad, and my lil sister. We went to cinema and saw midnight movie, and on Sunday, we went to bookstore and yup cinema again. It was simply just for fun and we love it!

My little sister (posted by Reta Riayu Putri)

My little sister (posted by Reta Riayu Putri)

My little sister (posted by Reta Riayu Putri)

My little sister (posted by Reta Riayu Putri)and then…My little sister (posted by Reta Riayu Putri)WOW!! WHAT’S UP?? Haha, we have no idea. She yelled for coke, LOL!

Posted by Reta Riayu PutriFrench fries was not too bad.

Posted by Reta Riayu Putri

Posted by Reta Riayu Putri
Ayam Penyet

Posted by Reta Riayu Putri
Under rench fries…

Posted by Reta Riayu Putri

Posted by Reta Riayu Putri
Ice Blended Chocolate at Bistro Godiva

That’s all. And pals, did you know, this is bit random stuff while I’m getting bored. Chatting, watching, listening music, reading novel and magazine, etc with my Android.

Wallpaper of my Android (Samsung Galaxy Mini) Posted by Reta Riayu Putri Posted by Reta Riayu Putri

Posted by Reta Riayu Putri

Watching video on Youtube (The All American Rejects – Dirty Little Secret)

Posted by Reta Riayu Putri
Reading Detik magazine
Posted by Reta Riayu Putri
The Hunger Games (novel)
Posted by Reta Riayu Putri
Memory Motel by The Rolling Stones

Posted by Reta Riayu Putri
Reading entertainment, sports, etc
Posted by Reta Riayu Putri
Online Twitter

 

Posted by Reta Riayu Putri
Line Messenger
Posted by Reta Riayu Putri
Line-ing (Line Messenger with my friend, Agni)
Posted by Reta Riayu Putri
WhatsApp-ing with my friend, Fauzian.

(Perkara) 5th Asean Jazz Festival Part 1

NOTE: Baca hingga akhir postingan dan sediakan waktu luang untuk merenunginya!!    

     Asean Jazz Festival atau lebih dikenal dengan AJF merupakan ajang tahunan yang menampilkan berbagai musisi Jazz dari berbagai belahan dunia seperti Kanada, Jepang, Filipina, dan lain sebagainya.

    Kali ini, di tahun 2012 Asean Jazz Festival yang diselenggarakan di Harbour Bay, Batam, Kepulauan Riau, Indonesia merupakan tahun ke lima penyelenggaraan AJF.

   Tahun ini, acara yang didukung penuh oleh Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau tersebut menampilkan berbagai musisi Jazz kelas dunia seperti Erik Hargrove (Amerika), Nathasa Pattamapongs dan Arnat Lamwongsrikul (Thailand), Jerry De Leon dan Sandra Viraj (Philipina), Steve Thornton (Malaysia), Jeremy Tordjman (Francis), Kamal Musallam (Emirat Arab (UEA), Carlos Kamil (Bogota Kolombia), Radza Rasc (Syria), Nasser Salameh (Yordania), I. Varella (Mexico), Jeremy Trodjman (Swiss), serta Ian Iron (Inggris).

     Keren kan? Oke ralat. Mungkin sebagian orang tidak sependapat sama gue. Tapi, mencoba menghargai pendapat orang lain bisa kan? Di mana masalah dari unek-unek gue? Apa landasan gue yang berapi-api menulis post yang satu ini? Gini ceritanya…

     Tahu tidak apa tujuan utama penyelenggaraan Asean Jazz Festival yang telah berjalan sampai tahun ke lima ini? Adalah tidak lain dan tidak bukan untuk merealisasikan program pemerintah khususnya Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau dalam menarik banyak wisatawan untuk datang berkunjung ke Batam. Tahu apa gunanya? Untuk mendongkrak kunjungan lintas batas atau cross border visitor. Tahu apa harapan di balik penyelenggaraan akbar ini? No need to tell ya here. Ya, tahu sendirilah apa guna dan kebaikan atas penyelenggaraan Festival ini.

1) Menambah devisa negara

2) Ajang kesempatan bagi para musisi Jazz muda untuk berbagi panggung dengan musisi berpengalaman.

3) Rekreasi (Hiburan)

Dan masih banyak lainnya lagi!

     5th Asean Jazz Festival kali ini diselenggarakan pada 22-23 Juni 2012 di Harbour Bay, Batam, Kepulauan Riau, Indonesia. Pada kesempatan ini banyak manfaat dan hal yang dapat kita ambil. Anggaplah sederhananya ya just so you know, kita menyelenggarakan kerja sama dalam big event dengan berbagai musisi Jazz kancah internasional. That’s not only about Jazz. Setidaknya kita sebagai masyarakat Indonesia itu sendiri apalagi khususnya yang tinggal di kota Batam dan daerah sekitarnya, apa salahnya sih mendukung event ini? Salah? Enggak, kan?

      Ini masalah yang mau gue bahas. Pertama, kalau kita nggak suka sama suatu hal jangan diumbar di jejaring sosial. Contoh yang baru gue alami, dari ribuan orang yang antusias mendukung AJF yang diselenggarakan mulai hari ini, ternyata ada segelintir orang yang menghujat AJF tanpa otak. Pardon, but… holy crap! Memang, selera orang berbeda-beda. Nggak semua orang sependapat sama gue. Misal, si X tidak menyukai musik Jazz. Namun, si X berdalih di akun jejaring sosialnya dengan mengatakan,

     “Buat apa nonton Asean Jazz Festival? Biar dibilang anak gaul?”

Memalukan banget nggak sih? Itu orang pasti pemikirannya dangkal. Itu pemikiran generasi penerus bangsa Indonesia di masa depan? Setidaknya, menghargai sedikitlah. Atau, jalan lainnya ya jangan di-publish di jejaring sosial seperti itu. Lalu, ada lagi yang lebih idiot dalam menggunakan akun jejaring sosial, khusunya Twitter. Tahu apa yang di-tweet?

     “Mau dibilang eksis gitu makanya nonton AJF? Mati aja sana!”

     Apa coba maksudnya? Apa pada saat itu si Tweeter  sedang tidak tahu bagaimana cara bersikap? Atau memang pemikirannya aja kali ya yang dangkal. Kasihan sekali. Orangtuanya nggak pernah mengajarkan bagaimana cara berbicara apa? Oke, di luar konteks orangtua, biar bagaimanapun mereka semua yang berpikiran dangkal seperti itu memang benar-benar salah.

    Ini event  yang membawa harum nama Indonesia, yang diselenggarakan atas kerjasama berbagai musisi kelas dunia. Jika tidak suka dan membenci event tersebut ya jangan menghujat. Apalagi di jejaring sosial yang memiliki koneksi begitu luas. Malu kan? Apa memang bangsa kita khususnya generasi sekarang memang sudah tidak punya attitude? Tidak, kan.

     Rugilah yang berpikiran dangkal seperti itu. Kasihan sekali mereka karena mempunyai pemikiran yang begitu dangkal (baca: idiot). Lupakan saja kali ya mereka yang sering dan selalu menghujat event tersebut. Ayooo! Bagi yang suka Jazz maupun hanya sekadar ingin melihat musik Jazz yang dipadukan dengan alat musik tradisional seperti angklung, mari datang dan ramaikan event 5th ASEAN JAZZ FESTIVAL di Harbour Bay, Batam, Kepulauan Riau, Indonesia yang diselenggarakan tanggal 22-23 Juni 2012.

    Bagi yang tidak suka dan tidak berminat samasekali cukup senyum saja. Mengapa? Karena belum tentu kalian yang menghujat bisa menampilkan seperti apa yang mereka suguhkan? Dan belum tentu kalian lebih baik dari mereka. Belajarlah menghargai serta menghormati mulai dari hal-hal kecil bagi yang suka menghujat apapun dan sok tenar di jejaring sosial. Lebih bijak!

Tanda-tanda kecanduan TWITTER

Bagi sebagian orang, Twitter adalah bagian dari kehidupan mereka. Asalkan tidak sampai kecanduan dan melakukan mayoritas hal di bawah ini, kamu masih dianggap sebagai pengguna Twitter yang sehat dan normal. Hal-hal apa sajakah itu? Berikut daftarnya.

1. Merasa berapi-api saat seseorang mem-follow kamu di Twitter.

2. Merasa akhir dunia telah datang ketika tiba-tiba Twitter error atau tidak bisa diakses.

3. Memohon-mohon pembaca blogmu untuk mem-follow di Twitter-mu. Tak sampai di situ saja, kamu juga memohon-mohon follower-mu untuk me-Retweet (RT) tweet yang kamu posting.

4. Memposting lebih banyak tweet daripada postingan blog kemudian beralih dari full time blogger menjadi full time tweeter.

5. Menurutmu, menghabiskan sepanjang hari di Twitter akan memberimu alasan bahwa kamu telah melakukan service yang memuaskan pada follower-mu. Untuk itu kamu tak harus pergi ke kantor.

6. Lebih sering ngetweet daripada melakukan kerjaan kantor.

7. Merasa berbunga-bunga tatkala ada yang nge-Retweet (RT) tweetmu.

8. Selalu mencari (search) nama Twittermu dan tweet-tweetmu di pencarian real time Twitter.

9. Rajin me-refresh halaman Twitter setiap detik guna membaca tweet-tweet baru.

10. Menyertakan profile Twitter di signature email alih-alih alamat blog.

11. Mencetak ID Twittermu di kartu nama.

12. Mengeset Twitter di home page browser.

13. Menempelkan peringatan di pintu kantor yang berbunyi: “I am on Twitter, don’t disturb”.

14. Memakai lebih dari 5 Twitter client.

15. Menambahkan nama Twittermu di Google alert hanya untuk mengetahui apa yang dibicarakan orang-orang tentang dirimu.

16. Ngeblog tentang aplikasi Twitter dengan rajinnya.

17. Memasang status “Follow me on Twitter” di Gtalk atau Yahoo Messenger.

18. Menggunaan Twoogle untuk melakukan pencarian di Google dan Twitter.

19. Selalu membujuk anggota keluarga lain untuk membuat akun Twitter.

20. Memfollow banyak orang saat #FollowFriday

21. Mengenalkan dirimu sebagai Tweeter/Twips/pencandu Twitter alih-alih sebagai pengusaha.

22. Tergila-gila tentang Twitter dan mengiklankan dirimu di mana-mana agar orang-orang mem-follow kamu.

23. Meminta istri bosmu untuk mem-follow kamu.

24. Menambahkan ID Twitter di plat rumah.

25. Mengirimkan SMS ke teman-teman agar mereka mem-followmu.

26. Menanyakan seputar Twitter alih-alih pertanyaan seputar pekerjaan ketika melakukan sesi interview.

27. Mengancam istri atau suami untuk membuat akun Twitter atau perceraian akan terjadi.(Sumber: Quickonlinetips/Internet Sehat/DOR)

7 ALASAN TWITTER LEBIH BAIK DARIPADA FACEBOOK

Yah memang sebenarnya facebook saat ini lebih popular daripada twitter, jumlah user facebook lebih banyak daripada user twitter, dan saat postingan ini ditulis, dari 100 urutan web terbanyak diakses di Indonesia, facebook menempati no 1 sedangkan twitter menempati urutan 17.

kaos twitter

kaos twitter

Namun jika kita lihat dari sisi lain “twitter ternyata lebih menarik daripada facebook”. Saya yakin suatu saat semua orang bosan dengan facebook, dan itu mulai terlihat sekarang, banyak teman tidak aktif lagi bermain facebook, tidak seperti masa awal booming.

Anehnya saya belum melihat orang aktif twitter yang merasa bosan dengan twitter, dan lebih aneh ternyata ada orang-orang yang sangat aktif di twitter tetapi tidak punya akun facebook

Apa saja yang menarik dari twitter? dan apa saja yang membedakannya dengan facebook?

      1. Hanya 140 karakter

Update status twitter hanya dibatasi 140 karakter (huruf, angka, simbol, atau spasi) sedangkan update status di facebook awalnya dibatasi 160 karakter kini dinaikkan menjadi 420 karakter. Karena di twitter hanya 140 karakter, maka kita harus menulis yang singkat dan perlu saja, apalagi kalau menyertakan tautan (link) kita benar-benar harus berpikir untuk memilih dan menyingkat kata. Sedangkan di facebook update status bisa panjang, bisa jadi satu paragraf, mungkin bisa menulis satu lirik lagu penuh :). Akhirnya kalau update status di facebook tidak usah bingung memilih dan menyingkat kata, tidak heran update status di facebook kadang ada yang terkesan bombastis :D.

semua 140 karakter

semua 140 karakter
      1. No threaded comment

Di facebook cara membalas update status adalah dengan menuliskan komentar yang muncul di bawah update status tersebut, begitu seterusnya secara berurutan (threaded). Di twitter beda, cara membalas update status adalah dengan menulis update status baru dengan menyertakan @namaorang yang dibalas. Ini yang membuat twitter menjadi istimewa. Bayangkan jika ada seseorang menulis update status hanya ditujukan  untuk kita, tulisan itu diposting di halamanya, tentu tweet tersebut jadi lebih berkesan, kita jadi sungkan jika tidak me-reply. Karena itu di twitter user harus lebih aktif “menyapa” supaya dapat banyak tweet balasan 🙂 (Cara reply menggunakan simbol “@” baru-baru ini juga

ditiru

         oleh facebook)

      1. Followings dan followers

Di twitter, kalau kita ingin mengikuti update status seseorang, harus menjadi “follower” tanpa “meminta” pertemanan (kecuali untuk yang mengaktifkan privacy). Jika di-follow, kita tidak harus membalas menjadi follower dia. Jadi timeline hanya berisi update status orang-orang yang kita pilih saja. Jika suatu saat tidak suka, kita bisa unfollow orang tersebut, otomatis update statusnya tidak ada dalam timeline kita. Di facebook, semua teman bisa membaca update status kita. Sebaliknya, kita juga bisa membaca update status semua teman kita itu. Tidak dibedakan apakah teman akrab / dekat, atau teman yang belum kenal sekalipun. Update status semua teman muncul di beranda kita, sulit mengatur supaya di beranda hanya muncul update status orang-orang yang kita pilih, mungkin caranya hanya dengan “memutuskan pertemanan”.

tampilan twitter

tampilan twitter
      1. Tanpa konfirmasi

Di Twitter, Jika tidak mengaktifkan privacy, maka semua orang bisa membaca update status kita, termasuk orang yang belum punya akun twitter. Semua orang juga bisa follow tanpa harus meminta konfirmasi dari kita. Mungkin alasan ini yang membuat beberapa artis, selebritis, politikus, mentri, sampai presiden punya twitter. Akun mereka biasanya di follow oleh ribuan orang. Kalau di facebook tentu repot mengkonfirmasi satu-persatu permintaan teman yang jumlahnya puluhan ribu :).

      1. No game No quiz

Sebenarnya layanan resmi dari twitter hanya update status tanpa aplikasi lain seperti foto, video, dan lain-lain. Jika di twitter bisa melakukan itu adalah karena bantuan aplikasi di luar twitter. Karena hanya update status, maka pembicaraan di twitter akan lebih fokus dan menarik, misalnya ketika ada musibah gempa, berita di twitter akan terasa lebih aktual. Sementara di facebook pada saat yang sama (saat terjadi gempa) masih terlihat orang-orang yang sibuk main game (contoh: mafia wars, pet society dan lain-lain), atau muncul juga laporan quiz-quiz yang kurang penting. Baru-baru ini facebook telah mengeluarkan

versi lite

       dimana tidak memunculkan game dan quiz di beranda kita. (merasa tersaingi twitter?)
facebook lite no quiz no game

facebook lite no quiz no game
      1. Hashtags (#) dan Trending Topic

Hashtags dipakai untuk menandai topik tertentu dalam pembicaraan di twitter, simbol yang digunakan adalah “#”. Dengan menggunakan hashtags, update status bisa dikelompokkan berdasarkan topik dalam hasil pencarian. Beberapa contoh hashtags yang pernah menjadi Trending Topic: #indonesiaunite, #jamansd, #mbahsurip, #pengakuan, #alasanbuatputus, #jokoanwar, dan lain-lain.

contoh postingan tweet

contoh postingan tweet
        Trending topic adalah topik-topik yang sedang ramai dibicarakan oleh tweeps, biasanya ditampilkan 10 list di sidebar kanan timeline. Trending topic bisa bermanfaat bagi corporate branding dalam target pemasaran mereka, bisa pula bermanfaat bagi politikus untuk melihat isu-isu aktual, dan bermanfaat untuk siapa saja dalam mengikuti trend global, contoh: rilis film terbaru. Dan masih banyak manfaat lainnya. Hashtags dan Trending topic ini belum ada di facebook

      1. Banyak tools dan aplikasi pendukung

Coba lihat timeline twitter kita, postingan tweet berasal dari macam-macam tools atau aplikasi, misalnya: tweetdect, ubertwitter, tweete, hahlo, twitpic, twhirl, twitterfox, dan lain-lain kalau disebutkan bisa ratusan 🙂 salah satu contoh list aplikasi / tools pendukung twitter silahkan

cek disini

      . Dan aplikasi tersebut bisa dipakai dari bermacam-macam platform: mulai web, mobile, Blackberry, iPhone, dan lain-lain. Kadang di beberapa aplikasi malah memiliki fitur yang lebih lengkap, lebih kompleks, lebih canggih daripada akses lewat web twitter itu sendiri. Misalnya di web twitter tidak ada fasilitas RT (retweet) tapi di aplikasi lainnya ada, di twitter tidak bisa upload foto, tapi kita bisa upload foto di twitpic. dan lain-lain. Sangat fleksibel. Lalu apakah facebook memiliki tools/aplikasi pendukung sebanyak twitter? jawabannya adalah: “tidak” 🙂
from Tony Gigov