FORMAT RESENSI BUKU

by Reta Riayu Putri (retariayu.wordpress.com)

Got it! My favourite teacher, Bu Yotri (muah-peluk-cium-Bu-Yotri, I love Bu Yotri) just gave me bit task untuk meresensi novel, baik terjemahan atau asli Indonesia. Especially for my friends in XI-Science 5 (2012-2013) SMAN 1 Batam or Syndicate and all of you guys that wanna know how to make that “resensi”. Here we go!!

1.    Judul Resensi

  1. judul resensi harus menarik
  2. melingkupi keseluruhan tulisan/resensi tsb

2.    Data Buku

  1. judul buku
  2. pengarang
  3. penerbit beserta edisi cetakan
  4. tahun terbit
  5. tebal buku (jumlah halaman)
  6. harga buku

3.    Kalimat Pembuka Resensi

  1. dapat berisi pembahasan tentang penagarang, kaya dan prestasi
  2. membandingkan buku yang sejenis
  3. memaparkan kekhasan/sosok pengarang
  4. memaparkan keunikan buku
  5. tema : memaparkan kritiksn terhadap buku
  6. memperkenalkan penerbit
  7. mengajukan pertanyaan
  8. membuka dialog

4.    Tubuh atau Isi Resensi

  1. synopsis (ringakasan isi)
  2. ulasan singkat
  3. keunggulan buku
  4. kelemahan buku
  5. kerangka buku
  6. tinjauan bahasa
  7. kesalahan cetak
  8. penutup resensi : biasanya berisi simpulan bahwa buku tsb penting untuk siapa dan mengapa

NOVEL

Novel. My life influenced by novel… sometimes. Guess what? Gue suka banget baca novel! Dari kegemaran membaca novel inilah gue jadi tertarik dengan dunia tulis menulis novel. Walaupun masih dalam tahap, tapi gue selalu excited kalau lagi nulis novel. Intinya hanya satu. Menulis apapun yang ada dan mengalir dalam pikiran kita. Tapi, yang paling nyebelin tingkat Dewa itu kalau kita sang writer pas lagi proses writing tiba-tiba buntu karena kehabisan inspirasi. Itu penyakit yang sering nyerang gue kalau lagi bad mood!  Kalau udah kehabisan inspirasi… udah deh! Mau dipantengin tuh laptop sampai berjam-jam pun, kalau udah nggak ada inspirasi lagi yaudah- sama sekali nggak bisa lanjutin tulisan yang akan kita buat. Karena kalaupun kita paksa untuk tetap nulis, hasilnya pasti akan jadi sedikit kacau. Maksudnya plot dari cerita yang kita buat jadi nggak balance. Jadi, tip sederhana aja dari gue, kalau kita pengin nulis sebuah cerpen atau novel, usahakan kondisi kita bener-bener lagi dalam good-mood! Supaya, karya yang bakal dihasilkan juga berbobot.

(P.S: Nggak ada maksud menggurui lho dari tulisan ini. Hanya sharing dalam tahap belajar ya)

Nah, ini sebagian novel-novel yang gue punya 😀