Hours with Syndicate

Happy Hours, ROFL. Kamis, 26 Desember, secara tiba-tiba, Dmitri mengatakan di group Line Syndicate (IPA 5 SMAN 1 Batam), kira-kira isinya begini

We hari ini kita nonton Hours di Blitz Kepri Mall jam 13:40. Dateng ya

Unluckily, banyak yang nggak bisa, saat beberapa orang membalas,

Gabisa we maaf

Aku juga gak bisa we maaf

Nggak bisa juga

Gue jadi ragu mau ikut atau engga. Saat akhirnya, sekitar jam 12.30, barulah gue memutuskan untuk ikut nonton, daripada sendirian di rumah. Dengan segera, gue langsung byar byir byur ke kamar mandi, secara dari tadi seharian samasekali belum mandi. Gue jadi mikir, kalau misalnya Syndicate nggak ngajak jalan, mungkin gue nggak bakalan mandi seharian itu.

Tak lama kemudian, Mamah tercinta pulang dan bertanya keheranan,

“Kamu mau ke mana, Kak? Tumben mandi”

“Mau nonton sama anak kelas, Ma”

“Yaudah hati-hati, ya,”

Tak lama kemudian, Kopong pun tiba di depan rumah. She gemme a drive tho xoxo. Akhirnya, kami berdua segera meluncur ke Kepri Mall. Sesampainya di sana, ternyata yang lain sudah pada masuk ke dalam teater. Kemudian kami berdua langsung memesan tiket film Hours untuk row F seat 8 dan 9, sembari membeli popcorn dan coke, as always.

hours-movie-poster

Sesampainya di dalam, Paul Walker sedang kebingungan dengan pemadaman listrik yang menimpa rumah sakit yang merawat bayinya. Agak absurd sebenernya nonton film yang tokoh utamanya baru saja meninggal kemarin, tapi tak apalah. Mas Paulnya masih teteup ganteng kok di filmnya, walau agak creepy dan sedih juga sebenernya karena dia udah nggak ada. Ya sudahlah. Kamipun akhirnya menonton dengan hikmat.

Gue pun bertanya pada Ani di sela-sela film,

“Ni, anak kelas yang lain pada duduk di mana?”

“Nggak ada, Ret. Cuma deretan ini aja,”

“HAH?! Serius?”

“Iya, cuma kita berlapan aja,”

“Jadi cuma delapan orang aja yang ikut? Yang lainnya ke mana?”

“Pada nggak bisa,”

Film Hours ini pemerannya dikit banget, tapi filmnya lumayan dapetlah makna yang ingin disampaikannya. Tak lain, mengenai pengorbanan dan semangat pantang menyerah. Terbukti saat Paul Walker, yang baru saja ditinggal mati istrinya saat melahirkan bayi mereka, tetap bertahan di rumah sakit tanpa listrik selama 48 jam untuk menjaga bayinya yang masih berada dalam inkubator. Saat itu badai Katrina tengah menerjang wilayah Amerika. Hingga di akhir film, tim rescue akhirnya datang menyelamatkan Paul Walker beserta bayinya. Ngga tau deh itu bayi siapa di film Hours, tapi lucu amet. Seriusan.

Tanpa terasa, film berdurasi kurang dari dua jam itu usai. Apapun hasilnya, bagus ataupun buruk, kita akan selamanya selalu mengenang Hours sebagai film terkahir Paul Walker. Seperti yang kita tahu, aktor tampan pemeran polisi rahasia Brian O’connor dalam franchise aksi populer Fast & Furious ini tewas mengenaskan dalam kecelakaan lalu lintas tragis di awal Desember lalu. Sebuah berita sedih nan mengejutkan yang meninggalkan duka mendalam buat semua orang, tetapi ironisnya, secara tidak langsung juga menjadi sebuah marketing bagus buat Hours, sebuah drama thriller kecil berbudget minim yang mungkin berpotensi lebih banyak dilewatkannya jika saja Walker masih hidup.

Jam masih menunjukkan pukul empat kurang saat kami akhirnya keluar dari bioskop. Kami berdelapan, gue, Voni, Riani, Dmitri, Abid, Faizal, Luqman, dan Fauzan kehabisan ide mau ke mana selanjutnya. Hingga akhirnya kamipun sepakat ke Ocarina. Karena bingung mau ngapain, akhirnya kami berdelapan foto-foto sesekali diiringi celetukan Faizal yang selalu bikin kami sakit perut. We all died laughing. It’s fun. Tons of laughing. Love these guys.

Syndicate SMAN 1 Batam

M. Luqman Hidayat

Faizal Ibrahim

Riani Fitrahlia

M. Luqman Hidayat

SMAN 1 Batam

Dmitri Andriani, Riani Fitrhalia

Faizal Ibrahim

Dmitri Andriani, M. Luqman Hidayat, dan Riani Fitrahlia

Reta Riayu Putri, Riani Fitrahlia

Reta Riayu Putri, Riani Fitrahlia

Rama Fitria Revoni, Reta Riayu Putri

Faizal Ibrahim
OMFG Faizal

M. Luqman Hidayat, Riani Fitrahlia

Riani Fitrahlia, M. Luqman Hidayat

Dmitri Andriani

Riani Fitrahlia

Reta Riayu Putri, Dmitri Andriani

Dmitri Andriani, Riani Fitrahlia, M. Luqman Hidayat

Fauzan Permana Noor

Dmitri Andriani

Abid Affandi Wedatama, Reta Riayu Putri

Dmitri Andriani, Faizal Ibrahim

Reta Riayu Putri, Dmitri Andriani, Rama Fitria Revoni, Riani Fitrahlia

Reta Riayu Putri, Dmitri Andriani, Rama Fitria Revoni, Riani Fitrahlia

Faizal Ibrahim

Abid Affandi Wedatama, Reta Riayu Putri, Riani Fitrahlia, Rama Fitria Revoni, Dmitri Andriani, Faizal Ibrahim

Abid Affandi Wedatama, Reta Riayu Putri, Riani Fitrahlia, Rama Fitria Revoni, Dmitri Andriani, Faizal Ibrahim

Abid Affandi Wedatama, Reta Riayu Putri, Riani Fitrahlia, Rama Fitria Revoni, Dmitri Andriani, Faizal Ibrahim

Abid Affandi Wedatama, Reta Riayu Putri, Riani Fitrahlia, Rama Fitria Revoni, Dmitri Andriani, Faizal Ibrahim

IMG_8573

Riani Fitrahlia, Fauzan Permana Noor, Dmitri Andriani

Riani Fitrahlia, Fauzan Permana Noor, Dmitri Andriani

Trip to Sambu

Aloha December! Bonjour. Ok, belated post. Nah! December 1st, 2013 I went to Sambu Island with my bestfriend, Ika. It’s located on the northwestern side of Batam island. We enjoyed every mins of that and got a lot things to do. Ok, my mistake. 1 thing, perhaps, because all we did over there is taking photo. We took photos every sec, alright every min. Silly and kinky rofl I knew. It such a selfie day for us.

Let me tell ya from the beginning. That day…

Ika, temen gue itu sms. Kira-kira isinya gini

‘Ta, belajar biologi bareng yuk’

‘Boleh. Kapan?’

‘Siang ini.’

Ok! Di mana?’

 ‘Pulau Sambu aja. Kita belajar di pantainya’

‘WHATTTT?!! Ayooooooo!’

‘Serius mau? Yaudah nanti aku jemput di rumah jam 2, ya’

‘Ok dahlingggg’

Jam dua pun tiba. Ika menjemputku di rumahku dengan sepeda motornya. Brum brum brum. Kita membelah jalanan kota Batam yang lumayan padat pada siang Minggu itu. Ceritanya, Senin besok, ada ulangan biologi. Jadi, kami berdua mau belajar di pantai, biar konsentrasi gitu ceritanya.

Grengggggg, Ika masih membelah jalanan kota Batam. Ia menyalip siapapun yang ada di depannya. Aku mengeratkan pelukanku. Ngga lucu aja kalau jatoh terus gue ketinggalan di jalan. Ngga lucu aja. Ika, pembalap profesional tingkat RT itu masih terus konsen ke jalan yang ada di depannya. Gue yang dibonceng di belakangnya bernyanyi riang dengan senangnya. Sambu, we are coming!

Sesampainya di pelabuhan Sekupang, Ika memarkirkan motornya. Oom penjaga parkir di situ datang menyapa.

“Mau nyebrang pulau ya, dek?”

“Iya, Om,”

“Hati-hati dek,”

“Kenapa, Om?”

“Mesin boat-nya tenggelam,”

“Hah, serius, Om??”

“Iya, dek,”

“Gimana ini?”

“Duh, kalau mesinnya ngga tenggelam, boat-nya ngga bisa jalan atuh dek. HAHAHAHAHAHHAHAHAHAHAHA”

HA-HA! Lucu, iye lucu. Garing. Masih kagak percaya gue bisa ketipu sama joke garing kayak gitu. Pengin tujes-tujesin oomnya ke lantai. Rggggh! Akhirnya, gue dan Ika membeli 2 tiket dengan tujuan pulau Sambu. Sepanjang perjalanan ke Sambu, gue ga berhenti-berhentinya ngucap dalam hati. Ini boat rada serem terombang-ambing di tengah lautan, miring kanan miring kiri. Tapi, tetep, foto-fotonya ngga ketinggalan. Sesampainya di Sambu pun, kita malah samasekali ngga ada buka buku bio. Malah foto-fotooooo terus sampai unyu.

2013-12-01 14.51.24

Trip to Sambu Island

Trip to Sambu

Trip to Sambu

Trip to Sambu

Trip to Sambu

Trip to Sambu

Pulau Sambu

Pulau Sambu

Pulau Sambu

Trip to Sambu

Trip to Sambu

Kantor Syahbandar Pulau Sambu

Pulau Sambu

Pulau Sambu

Trip to Sambu

Trip to Sambu

Pulau Sambu
Mesjid Al Muhajirin Pertamina Pulau Sambu

Pulau Sambu

Pulau Sambu

Trip to Sambu

Trip to Sambu

Trip to Sambu

Pulau Sambu

Trip to Sambu

Pulau Sambu

Pulau Sambu

Pulau Sambu

Pulau Sambu

Pulau Sambu

Pulau Sambu

Pulau Sambu

Pulau Sambu

Pulau Sambu

Pulau Sambu

Trip to Sambu

Pulau Sambu

2013-12-01 15.25.00

Trip to Sambu

Pulau Sambu

Trip to Sambu

Trip to Sambu

Pantai Sambu

Trip to Sambu

Trip to Sambu

2013-12-01 15.40.20

Trip to Sambu

Trip to Sambu

Trip to Sambu

Trip to Sambu

Trip to Sambu

2013-12-01 16.27.03

Tanpa terasa, jam telah menunjukkan pukul 16.50. Kami bergegas balik ke tepian dermaga untuk balik ke Batam. Gue deg-degan abis. Ternyata boat terakhir yang akan membawa kami pulang ke Batam baru saja pergi. Alhasil, kami berdua pun termangu diam.

“Ret, terus gimana nih?”

“Iya. Padahal kita cuma telat beberapa detik aja,”

“Sekarang kita pulang naik apa dong?”

“Berenang aja yuk,”

“Ret, serius!”

“Iya, mau gimana lagi,”

Kekekeke, guess, enggak kok. Gue sama Ika nggabeneran berenang. Gile aja bro. Kagak mungkinlah. Gue belom minat ikut cast Titanic 2 kok, ngapain nekat berenang segala. ROFL OMFGGGG hahaha. Lucky me and Ika, limabelas menit kemudian, datanglah boat yang menepi.

“Om, ke Batam, ya,” (yehhh, lu kate naik keri Batu Aji)

“Cuma dua orang?!”

“Iya,”

“Kalau dua orang, tiketnya mahal dek,”

“Jangan mahal-mahal la, Om. Kami cuma punya sedikit uang,” (pasang muka sedih)

“Yaudah, ngga usah naik kalau gitu,”

“Om, tapi itu mahal banget, Om,”

“Cari orang dulu yang banyak, baru bisa murah,”

Gue bengong. Ini pulau udah sepi, terus disuruh cari orang dulu, yang sama-sama mau ke Batam, karena kalau cuma dua orang oomnya tak mau anterin. Gimana ceritanyaaaaaaaa. Gue bengong, lagi. Di dalam pikiran gue, ya udahlah, nggak papa. Kalau nggak pulang, jadinya nggak ulangan bio (salah fokus). Luckily (unluckily) tak lama kemudian, datanglah empat orang traveler lainnya yang luckily (unluckily) mau pulang ke Batam juga. Oom sampan yang betingkah tadi menepi lagi melihat setidaknya enam orang yang bakal balik ke Batam. Ia pun memasang muka senang.

“Ayo dek, naik,”

“Berapa jadi ongkosnya, Om?”

“Murah aja kok. Gampang itu,”

Gue bengong lagi. Ini oom lupa minum obat ya tadi pagi? Setelah semuanya naik, boat tersebut pun melaju. Baru beberapa detik boat tersebut membelah lautan, guess what, boat-nya mati. Oomnya menepi lagi.

Gue keringat dingin brooo. Gue menatap oomnya tajam. Apa lagi iniiii. Oh. Ternyata oomnya isi minyak dulu brooo. Gue bengong lagi. Pengin tujes-tujesin oomnya. Beberapa menit kemudian, boat-nya pun akhirnya jalan. Oomnya membelah lautan bak Sinbad di lautan sambil menghisap cerutunya. Sedaaah.

2013-12-01 16.51.40

IMG-20131201-00515

Tak lama kemudian, akhirnya kami tiba di Batam dengan selamat. Gue nyengir lebar akhirnya. Jadi, intinya selama di Sambu, kami nggak ada buka buku bio sedikitpun. Setibanya di Batam, gileeeee brooooh. Lapeeer banget, haus juga. Jam telah menunjukkan pukul 17:40 saat perut gue bernyanyi dengan riangnya. Lalu kami kemudian berinisiatif untuk belajar bareng di rumah Raka, yang kebetulan tidak jauh dari Pelabuhan Sekupang.

Lucky me and Ika, setibanya di rumah Raka, kami langsung disuguhi roti goreng, yang digoreng langsung oleh Raka sendiri (good boy). Alit yang kebetulan juga sedang di rumah Raka geleng-geleng kepala melihat kami yang kelaparan dan kehausan balik dari Sambu.

“Kalian berdua nekat banget sih ke Sambu,”

“Iya, nih. Kalau tadi di laut kalian digigit hiu gimana?”

Gue bengong. ROFL. Alit dan Raka masih heran melihat kami berdua. Gue mah teteup ngunyah, secara laper berat brooo. Setelah kenyang, kami berempat akhirnya belajar bio bareng. Tanpa terasa, jam telah menunjukkan pukul 20.00 saat gue, Ika, dan Alit akhirnya pamit pulang. Nah, gitu bro ceritanya xoxo.

The Big Lunch of Syndicate

Rite, this is Syndicate, class who’ll make you mesmerized, nah! Btw, Syndicate had a big lunch on Wednesday, January 23, 2013. Ngehehe, we had fun on that day. Just so you know, lol. Alright, here we go!!

To be honest, it’s such a silly day for us which ya know, that we had a great time for the umpteenth time especially, in that superb-silly-Biology-class, with our fave teacher, Bu Eldia Gushinta, Bu Ogsfika Yotri, and Bu Nahda.

Reta Riayu Putri's - SMAN 1 Batam
Biologi, Kelompok 6 – SMAN 1 Batam
Reta Riayu Putri's - SMAN 1 Batam
Biologi Kelompok 6 – SMAN 1 Batam
Reta Riayu Putri's - SMAN 1 Batam
Biologi, Kelompok 6 – SMAN 1 Batam
Reta Riayu Putri's - SMAN 1 Batam
Biologi, Kelompok 6 – SMAN 1 Batam
Reta Riayu Putri's - SMAN 1 Batam
Biologi, Kelompok 6 – SMAN 1 Batam
Reta Riayu Putri's - SMAN 1 Batam
Biologi, Kelompok 5 – SMAN 1 Batam
Reta Riayu Putri's - SMAN 1 Batam
Biologi, Kelompok 2 – SMAN 1 Batam
Reta Riayu Putri's - SMAN 1 Batam
Kelompok 2 Biologi
Reta Riayu Putri's
Kelompok Biologi
Reta Riayu Putri's - SMAN 1 Batam
Biologi, Kelompok 1 – SMAN 1 Batam
Reta Riayu Putri's
Biologi Kelompok 3 – SMAN1 Batam
Reta Riayu Putri's
Biologi Kelompok 3 – SMAN 1 Batam
Reta Riayu Putri's
Yayang looks so freakin starving! :p
Reta Riayu Putri's
“look at me”
Reta Riayu Putri's
Dela Rizkyani dan Gilang Delana Putri
Reta Riayu Putri's
Kelompok 6, Biologi
Reta Riayu Putri's
Dela Rizkyani
Reta Riayu Putri's
Kelompok 6, Biologi
Reta Riayu Putri's
Biologi, Kelompok 6
Reta Riayu Putri's
Biologi Kelompok 6
Reta Riayu Putri's
Rofidah Umniyati
Reta Riayu Putri's
Kelompok 5, Biologi
Reta Riayu Putri's
Kelompok 6 Biologi
Reta Riayu Putri's
Biologi Kelompok 2
Reta Riayu Putri's
Biologi Kelompok 6
Reta Riayu Putri's
Biologi
Reta Riayu Putri's
Superb-Salad!!
Reta Riayu Putri's
TAKE IT!!!
Reta Riayu Putri's
NARSISME OF IVO!!
Reta Riayu Putri's
“kekhusyukan saat makan”
Reta Riayu Putri's
Bu Shinta
Reta Riayu Putri's
wut wuttt
Reta Riayu Putri's
Yes, we are starving
Reta Riayu Putri's
Superb-Longorrr!
Reta Riayu Putri's
afterrr
Reta Riayu Putri's
nyehaha
Reta Riayu Putri's
There’s Sun Go Kong!!
Reta Riayu Putri's
Alesana’s plate
Reta Riayu Putri's
lu bosen ga liat ini orang?Reta Riayu Putri's
senasib-sepenanggungan
Reta Riayu Putri's
Mr. want-to-know
Reta Riayu Putri's
It’s time to “beberesan”
Reta Riayu Putri's
who is this?
Reta Riayu Putri's
riang-kenyang-senang
Reta Riayu Putri's
had-a-great-time
Reta Riayu Putri's
salagadoola

The James Bond Family

James Bond series

We are James Bond Family! Ciaaaaat! No no no, it was joke haha. But, I tell ya, we are James Bond addicted. We have been waiting for four years for Skyfall, ahhh we love James Bond so much! So, when the Skyfall movie, which is the James Bond series out in cinema, yes, we can’t wait anymore. We went to cinema and darn it all to hell, the Skyfall movies was really great! And the opening of the movie, yes you rite, lol. The opening of the movie started with James Bond falls off a bridge with backsound Adele’s song, Skyfall. What a great combination!

Daniel Craig as James Bond
Javier Bardem as Raoul Silva

Skyfall is the 23rd film in the 50-year-old Bond series and absolutely Skyfall is the best Bond yet! There, I said it.

For Craig’s third outing as the MI6 operative, he stars here opposite the best Bond girl yet; Judi Dench’s ‘M’. Although the painfully beautiful Berenice Marlohe had been pushed as the front and centre femme fatale, it’s actually ‘M’ who stands out here, acting as the emotional anchor of the film. With Dench’s character on the cusp of forced retirement, Skyfall’s plot brings everything that bit closer to home, adding a layer of sentimentality not usually found in a Bond film. With the safety of MI6 under threat now more than ever, Craig faces the best villain since Blofeld, that being Bardem’s Raoul Silva. Though not introduced until half way through the film (a brave move to say the least) Bardem brings something new to Bond; a very authentic sense of the foreboding, akin to Batman’s Bane. What’s more, he’s pretty damn funny too.

Daniel Craig as James Bond

Beautifully shot by Roger Deakins (No Country For Old Men, Revolutionary Road) with a whopper score from Thomas Newman, Mendes squarely hits the nail on many levels. The back and forth between M and Bond is fantastic (even with Bond atop a train, grappling with his first target, the banter fails to wane) while the respectful nods to earlier films – among which a slick vintage motor is included – are a treat. The edge-of-your-seat action scenes are as impressive as you’d expect, with one in particular making you less than excited about your next experience on the London Underground.

Studio 21
Ticket of the Skyfall movie at Studio 21

What’s most commendable about Skyfall however, is the blue-eyed blonde haired Bond, Daniel Craig. Granting us access to the more personal details of his past while demonstrating that he hasn’t got the emotional depth of a rock, Craig shines through the complexity of this role. While his character’s physical and mental state may be somewhat worse for wear here, Craig himself is certainly on top form.

And now, I’m gonnalead you to Adele’s song, SKYFALL! I love Skyfall by Adele so much! You gotta love too, pals hihih. Here the lyrics of Skyfall by Adele and I’m gonna tell you the meaning of that.

SKYFALL

This is the end
Hold your breath and count to ten
Feel the earth move and then
Hear my heart burst again

For this is the end
I’ve drowned and dreamt this moment
So overdue I owe them
Swept away, I’m stolen

Let the sky fall
When it crumbles
We will stand tall
Face it all together

Let the sky fall
When it crumbles
We will stand tall
Face it all together
At skyfall
Sad skyfall

Skyfall is where we start
A thousand miles and poles apart
Where worlds collide and days are dark
You may have my number, you can take my name
But you’ll never have my heart

Let the sky fall (let the sky fall)
When it crumbles (when it crumbles)
We will stand tall (we will stand tall)
Face it all together

Let the sky fall (let the sky fall)
When it crumbles (when it crumbles)
We will stand tall (we will stand tall)
Face it all together
At skyfall

[2x]
(Let the sky fall
When it crumbles
We will stand tall)

Where you go I go
What you see I see
I know I’d never be me
Without the security
Of your loving arms
Keeping me from harm
Put your hand in my hand
And we’ll stand

Let the sky fall (let the sky fall)
When it crumbles (when it crumbles)
We will stand tall (we will stand tall)
Face it all together

Let the sky fall (let the sky fall)
When it crumbles (when it crumbles)
We will stand tall (we will stand tall)
Face it all together
At skyfall

Let the sky fall
We will stand tall
At skyfall

Nah! You might wonder what does mean of Adele’s song, rite. Here…

This might give away some of the movie so don’t read if you haven’t seen the movie yet!

First of all it says “this is the end”. This is when he gets shots and falls off a bridge. When it then says “hold your breath and count to 10” this has a strong link to the scene going on in the opening sequence. He accidently gets shot and falls off a bridge into water. This means he’s holding his breath as he drowns. When it says “so overdue I owe them” I think it means that he’s finally dieing after all those years of service.

Skyfall, is the place where Bond lived before he became part of MI6. So when it says “Skyfall is where we start” That is what it means. That’s where he lived when he was a child.

Moving onto the chorus. (I’m doing this in a random order) When it says “Stand tall, at Skyfall” etc it’s referring to when they take shelter there from the bad guy and they have to basically fight there. Another point I would like to point out is when it says “When it crumbles” It’s talking when the house (Skyfall) is destroyed in their battle. Luckily Bond hated the house so no bad feelings!

Then, when it says “Where I go, you go, What I see, you see” it explains that the secret service are watching what he’s doing at every point. That’s what it’s pointing out.

Well, that’s about all the meanings I can gather really from that song! Hope you became wiser from reading this!

At last, Skyfall was great! I love it! Well, actually we went to Godiva Bistro, before going to see Skyfall. We had dinner at Godiva Bistro restaurant. I enjoyed an half hour at Godiva. I ordered Capcay (Chinese food) and avocado juice for the drink. Here we go!

 

FORMAT RESENSI BUKU

by Reta Riayu Putri (retariayu.wordpress.com)

Got it! My favourite teacher, Bu Yotri (muah-peluk-cium-Bu-Yotri, I love Bu Yotri) just gave me bit task untuk meresensi novel, baik terjemahan atau asli Indonesia. Especially for my friends in XI-Science 5 (2012-2013) SMAN 1 Batam or Syndicate and all of you guys that wanna know how to make that “resensi”. Here we go!!

1.    Judul Resensi

  1. judul resensi harus menarik
  2. melingkupi keseluruhan tulisan/resensi tsb

2.    Data Buku

  1. judul buku
  2. pengarang
  3. penerbit beserta edisi cetakan
  4. tahun terbit
  5. tebal buku (jumlah halaman)
  6. harga buku

3.    Kalimat Pembuka Resensi

  1. dapat berisi pembahasan tentang penagarang, kaya dan prestasi
  2. membandingkan buku yang sejenis
  3. memaparkan kekhasan/sosok pengarang
  4. memaparkan keunikan buku
  5. tema : memaparkan kritiksn terhadap buku
  6. memperkenalkan penerbit
  7. mengajukan pertanyaan
  8. membuka dialog

4.    Tubuh atau Isi Resensi

  1. synopsis (ringakasan isi)
  2. ulasan singkat
  3. keunggulan buku
  4. kelemahan buku
  5. kerangka buku
  6. tinjauan bahasa
  7. kesalahan cetak
  8. penutup resensi : biasanya berisi simpulan bahwa buku tsb penting untuk siapa dan mengapa

Mall And Bookstore Are My Destinations To Holiday

Yo yo maaan! Here… you know what? Oh ya, I never tell ya before.  So, what’s up maaan? JLEB! Who knows if I never tell before, right? Gggrrr, weirdo, maaan! Yes! I knew before (with a rapper style)

OK! It’s time to holiday! Forget for a while about Math, Physics, Chemistry, Sociology, etc. But, did ya know? I only spent my holiday in my hometown Batam, Riau Archipelago, Indonesia. Guess what? My parents too busy to go to Paris (I wish, I hope, I really wish it will come true, SOON) with me. Buuuhhhhh! So, I just spent this holiday by visited mall to mall nor bookstore to bookstrore. So, this holiday… you know what, right? I visited mall many times. I can’t count that. Eerrrrr!

First day, I visited Gramedia bookstore with my mom then I bought novel “Divortiare” by Ika Natassa. And my Mom bought novel too but I just forgot what’s the title, actually. After that, we visited Bean City Bakery and Cafe in Batam City Square Mall, Baloi, Batam, Riau Archipelago, Indonesia. We bought many cakes. There are Coffee King, Cheese Bun, Mexico Blueberry, Donuts, and etc.

Then, we got home at 05:00 P.M. Then, on Saturday, December 24, 2011 with my lovely bestfriend foreva Sri Indira Puspa Pertiwi we went to Cinema XXI, Mega Mall, Batam Centre to see “Sherlock Holmes: A Game of Shadows“. OMG! That time we can’t wait to see our Uncle Sherly (his nickname). This’s my ticket…

Ticket of Sherlock Holmes in Cinema XXI

Tiwi got there with her sister and brother. Her lil’ brother is Dzaky you know what? Trust me, He really handsome more than Robbert Pattinson nor Josh Duhamel when he 18 someday (; Ok, back to the topic. But, Dzaky doesn’t want too see “Sherlock Holmes”. He chose to see “Garuda Di Dadaku 2” directed by Rudy Soedjarwo. It’s ok. I got my ticket but that time “Sherlock Holmes” will play in 1 hour. To wait “Sherlock Holmes” we went to Karisma bookstore before. Just saw magazine, books, and etc. Then, about 13:30 we came to Cinema XXI again because “Sherlock Holmes” will play in 15 minutes that time. Gosh! I can’t breath! I really want to see Uncle Sherly that time. Before we come to Theatre 6 where “Sherlock Holmes” will play we bought popcorn and ice cappuccino. 5 minutes later, we got there. We sat on Row C Seat 11 to me and Seat 10 to Tiwi. We enjoyed that time. What I can describe or say about that movie? I can’t say anything except GREAT!

One more…

GREAT!

One more please…

GREAT!!

One more pleaaaaaaaassseeee…

GREAT EVER!!!

Yeah, that’s it! ROFL! Really, I guess you really really really have to see this movie >>> “Sherlock Holmes: A Game of Shadows” in Cinema, NOW!!! I really recommending you to this movie. You never regret! Trust me!

About 2 hours later, when “Sherlock Holmes” just finished, we went to Thiya Fiantika‘s 16th Birthday Party at Rentak Melayu Restaurant near Mega Mall. Thiya is one of my friend in my class (X-D [2011-2012] SMAN 1 Batam). I went to Thiya’s 16th Birthday Party with Tiwi. There, we met member of Desttencle (name of our class, X-D) they are Windi and Resty who attended that party. We enjoyed that time. And for me, no problem if I couldn’t spend this holiday except in Batam. Because my family, friends, made my day… made my holiday to be really great, and greaaaaaat ever! ((:

7 ARTI BANGSA DAN NEGARA MENURUT PARA AHLI

2 KATA! KANGEN WORDPRESS! (T▽T)

Maaf untuk semuanya. Guess what? Setelah sekian lama menghilang dari WordPress, akhirnya saya kembali dengan sebuah postingan tentang tugas. Not too bad. If there should be one decision I regret, it’s definitely not about WordPress. I’ve missed this blog so badly! Alright, langsung ke intinya saja. Ini merupakan postingan tentang materi pelajaran PKN (Pendidikan Kewarganegaraan). May this post gonna help you, guys! (^v^)

This is for all students all over the world, lol. Khususnya teman-teman saya di kelas X-D (Sepuluh-D) Tahun Pelajaran 2011-2012 SMA NEGERI 1 BATAM, di mana tugas ini diberikan oleh guru pembimbing bidang studi PKN, yakni Ibu Nurfatma. Check it out!

DEFINISI BANGSA menurut 7 AHLI

1) HANS KOHN

Bangsa adalah hasil tenaga hidup manusia dalam sejarah.

2) ERNEST RENAN

Bangsa adalah suatu nyawa, suatu akal yang terjadi dari dua hal, yaitu rakyat yang harus bersama-sama menjalankan satu riwayat, dan rakyat yang kemudian harus mempunyai kemauan untuk menjadi satu.

3) OTTO BAUER

Bangsa adalah kelompok manusia yang mempunyai kesamaan karakter.

4) F. RATZEL

Bangsa yaitu kelompok yang terbentuk karena adanya hasrat bersatu. Hasrat tersebut timbul karena adanya rasa kesatuan antar manusia dan tempat tinggalnya.

5) JACOBSEN dan LIPMAN

Bangsa adalah suatu kesatuan budaya (cultural unity) dan kesatuan politik (political unity).

6) ANTHONY D. SMITH

Bangsa adalah suatu komunitas manusia yang memiliki nama, menguasai suatu tanah air, memiliki mitos-mitos dan sejarah bersama, budaya publik bersama, perekonomian tunggal, dan hak serta kewajiban bersama bagi semua anggotanya.

7) BENEDICT ANDERSON

Bangsa adalah suatu komunitas politik yang terbayang dalam wilayah yang jelas batasnya dan berdaulat.

DEFINISI NEGARA menurut 7 AHLI

1) GEORGE JELLINK

Negara adalah organisasi kekuasaan dari sekelompok manusia yang mendiami wilayah tertentu.

2) G.W.F HEGEL

Negara adalah organisasi kesusilaan yang muncul sebagai sintesis dari kemerdekaan individual dan kemerdekaan universal.

3) MR. KRANENBURG

Negara adalah suatu organisasi yang timbul karena adanya kehendak dari suatu golongan atau bangsa.

4) KARL MARX

Negara adalah alat kelas yang berkuasa untuk menindas atau mengeksploitasi kelas yang lain.

5) LOGEMAN

Negara adalah organisasi kemasyarakatan yang mempunyai tujuan untuk mengatur dan memelihara masyarakat tertentu dengan kekuasaannya. Organisasi itu adalah ikatan-ikatan fungsi atau lapangan-lapangan kerja tetap.

6) ROGER. F. SOLTAU

Negara adalah alat atau wewenang yang mengatur atau mengendalikan persoalan bersama atas nama rakyat.

7) ARISTOTELES

Negara adalah persekutuan dari keluarga dan desa untuk mencapai kehidupan yang sebaik–baiknya.

————————————————————————————————-

Bagi yang suka baca novel atau cerita pendek, lihat cerita yang satu ini. Novel berjudul DEAR NAYA di novel Dear Naya site!