The Avengers Versi Gue

   Seumur hidup, nggak pernah malam Minggu gue sekonyol ini. Gimana enggak? Satu negara juga mungkin bakal guling-guling di lantai saking ngakaknya. Jadi begini sodara-sodara…

     Adalah Sabtu, 12 Mei 2012 pukul 21:00, gue ngajak nyokap sama bokap gue nonton The Avengers. Dan tibalah di Cinema XXI Mega Mall Batam Center sekitar pukul 21:30. Yaaaahh, sayang sekali, film The Avengers sudah mulai 15 menit yang lalu.

Poster The Avengers

Nyokap pun bertanya…

Nyokap: “Kak, mau nonton juga nih? Udah telat 15 menit.”

Gue: “Nggak deh, Ma. Udah penuh juga studionya. Mau duduk di mana?    Paling depan? Sakit leher ntar, Ma.”

Nyokap: “Ya sudah. Keputusannya nggak jadi nonton nih?”

     Sementara itu, gue ngeliat show board yang ada di dekat Mbak-mbak penjual tiket masuk. Bingung juga. Niat awal gue kan mau nonton The Avengers. Nggak lucu kan hanya gara-gara telat 15 menit gue nggak jadi nonton The Avengers. Oke…  in one sec, itu show board nampilin jadwal Midnight Show. Dan di Studio 1 ternyata ada film The Avengers. Yup!! Great pleasure. Tapi, show time-nya jam 23:15. Too midnight. Mmhh, nggak pa-pa kali. Yang jelas intinya, gue harus nonton The Avengers. 2 bulan sebelum film ini keluar aja gue udah menantikan with all my heart and soul. Chicklit!

Nyokap: “Kak, jadi nonton nggaaaak?”

Gue: “Jadi dong, Ma. Midnight boleh kan??” (muka nyengir)

     Nyokap gue nggak langsung mengiyakan sodara-sodara. Beliau melihat jam terlebih dahulu. Ternyata sang waktu pun baru menunjukkan pukul 21:40.

Nyokap: “Lama kali. Mulainya jam sebelas. Ini baru jam sepuluh”

Gue: “Cuma satu jam lebih kok, Ma.”

     Tiba-tiba bokap gue yang baru selesai nyari parkiran yang susah amat dateng menghampiri. Tap tap tap…

Bokap: “Lho, mana tiketnya? Nggak jadi nonton?” 

      Dalam hati gue, “Di samping faktor studio yang udah penuh, ternyata kita juga sudah telat dari show time-nya my great Papa.” Dan akhirnya gue hanya menjawab dengan gerakan bola mata yang seolah berkata, “C’mon, Dad!!”

      Sumpah ini bokap gue heboh banget. Akhirnya nyokap gue juga bingung sendiri. Mbak-mbak penjual tiketnya yang berbaju hitam bersanggul rapi itu sudah senyam-senyum dari tadi. Mungkin di hatinya, “Nih big fam sebenernya mau nonton atau kagak sih?? ” 

     Oke… skip!! Itu mungkin cuma imajinasi gue saja yang terlampau liar. Mmhhh, dududu. Akhirnya nyokap gue ke line untuk ikut mengantri membeli tiket bersama calon penonton lainnya. Gue sama bokap nunggu tak jauh dari line tersebut sekalian lihat Coming Soon Board yang ada di setiap jengkal Cinema XXI. Tak lama kemudian, nyokap gue datang sambil membawa tiket di tangannya. Buru-buru gue lihat. Firasat gue nggak enak.

           JENG!! Bener ternyata. Siap-siap gue membuka mulut…

Continue reading “The Avengers Versi Gue”

Advertisements

10 Unique and Stylish iPhone 4 Cases

Since the launch of the Apple iPhone, just about everyone has gone tech-crazy over this tiny gadget. Yet, it isn’t enough to just own one; instead, you need all the right kind of accessories to go along with it, which includes unusual iPhone cases. There are so many choice on the markets and some designers are not statisfied just change the color and pattern. Sometimes they don’t look like an iPhone case at all, other times they just look funny… but always awesome! Here, we rounded up 14 Unique and Stylish Iphone 4 Cases, hoping bring you some inspiration about customizing your special iPhone case.

1. Little Black Book iPhone 4 Case

iPhone 4 case has every little bit of that romantic, old-fashioned feel that you might adore about a Moleskine notebook. But at the same time, it’ll keep your iPhone 4 safe and somewhat disguised.

2. Black/Red Silicone Cassette Tape Case for AT&T Apple iPhone 4

Protect your iphone in style with premium Cbus Wireless silicone case. Form fitted design and quality construction will provide the protection your device needs. Keep your iphone protected and looking good with the Cassette Tape Case.

3. iBottleopener Hard Case & Bottle Opener for iPhone 4

Gone are the days when you required normal bottle openers. Now you have party in your pocket because your beloved iPhone goes with you everywhere. You can open a beer bottle while talking on the phone, searching for new apps or playing Angry Birds. It’s a great piece of technology that comes with built in bottle opener and protects your iPhone.

Continue reading “10 Unique and Stylish iPhone 4 Cases”

7 MITOS ILMIAH YANG KONYOL

Tidak ada yang lebih bagus dibanding memecahkan mitos (mythbusting; yang membuat sebuah program Discovery Channel, Mythbusters, terkenal), jadi inilah dia daftar kesalahpahaman dan mitos yang diketahui orang-orang tapi bisa dibilang konyol – kali ini tentang ilmu pengetahuan.
  1. Tidak ada gravitasi di luar angkasa

    tak ada gravitasi di luar angkasa Faktanya, ada gravitasi di luar angkasa – sangat banyak. Alasan bahwa astronot tampak tak ada beban adalah karena mereka mengorbit Bumi. Mereka jatuh ke Bumi tapi bergerak ke samping untuk menghindarinya. Jadi, mereka selalu jatuh tapi tak pernah mendarat. Gravitasi memang ada di seluruh luar angkasa secara virtual (ada tapi tak dapat dirasakan). Ketika sebuah pesawat ulang alik mencapai ketinggian orbit (Sekitar 250 mil di atas permukaan Bumi), gravitasi hanya berkurang 10%.

  2. Petir tak pernah menyambar tempat yang sama dua kali

    petir Lain kali jika Anda melihat sambaran petir dan Anda beranggapan untuk lari ke tempat sambaran untuk melindungi diri dari serangan selanjutnya, ingatlah ini! Petir memang menyambar tempat yang sama dua kali – malahan, ini sangat umum. Petir lebih memilih tempat-tempat tertentu seperti pohon tinggi atau bangunan. Di lapangan luas, obyek yang paling tinggi memiliki kemungkinan besar disambar beberapa kali hingga petir berpindah jauh untuk mencari target baru. Empire State Building tersambar petir 25 kali setahun.

  3. Meteor menjadi panas karena gesekan ketika memasuki atmosfer

    meteor Ketika sebuah meteoroid memasuki atmosfer Bumi (menjadi meteor), sebenarnya kecepatan yang memadatkan udara di depan obyek yang menyebabkan obyek tersebut memanas. Adalah tekanan di udara yang mengakibatkan panas yang cukup untuk membuat batu tersebut sangat panas sehingga bersinar bila dilihat dari Bumi (bila kita beruntung melihatnya di langit pada waktu yang tepat). Kita juga perlu menolak mitos tentang meteor panas ketika tiba di Bumi – menjadi meteorit. Meteorit selalu dingin ketika tiba di daratan – dan faktanya sering ditemukan terlapisi es. Ini dikarenakan batu tersebut sangat dingin dari perjalanannya melintasi ruang angkasa sehingga panas ketika masuk ke Bumi belum cukup untuk membakar lapisan terluarnya.

  4. Sebuah koin yang dijatuhkan dari bangunan yang sangat tinggi dapat membunuh pejalan kaki di bawah

    gedung tertinggi Mitos ini sangat umum sehingga menjadi cliche di sejumlah film. Mitosnya adalah bila Anda menjatuhkan koin dari puncak bangunan tinggi (seperti Empire State Building) – koin ini akan memperoleh kecepatan yang bisa membunuh seseorang bila mendarat di atas manusia di darat. Tapi faktanya adalah, aerodinamika sebuah koin tidak cukup untuk membuatnya berbahaya. Apa yang akan terjadi adalah orang yang terkena koin tersebut hanya merasa diketuk kepalanya – tentunya mereka selamat dari “bencana” tersebut.

  5. Sel otak tak dapat beregenerasi

    sel otak Alasan mitos ini menjadi semakin umum adalah karena mitos ini dipercayai dan diajarkan oleh komunitas ilmiah dalam jangka waktu yang lama. Tetapi pada tahun 1998, ilmuwan di Sweden and the Salk Institute di La Jolla, California menemukan bahwa sel otak pada manusia dapat beregenerasi. Sebelumnya lama dipercayai bahwa otak yang kompleks dapat terganggu oleh pertumbuhan sel baru, tapi studi menemukan bahwa memori dan pusat pembelajaran otak dapat menciptakan sel baru – memberikan harapan kepada penyembuhan penyakit seperti Alzheimer.

    Ada sisi tergelap dari bulan

  6. sisi gelap bulan Sebenarnya – setiap bagian dari bulan disinari pada suatu waktu oleh matahari. Kesalahpahaman ini muncul karena ada sisi tergelap bulan yang tak pernah tampak ke Bumi. Ini disebabkan oleh penguncian gelombang; hal ini dikarenakan bahwa tarikan gravitasi Bumi terhadap bulan sangat kuat sehingga bulan hanya menampakkan satu wajah ke kita. Wikipedia menyebutkan: “Penguncian gelombang terjadi ketika gradien gravitasi menyebabkan satu sisi tubuh astronomis selalu menghadap tubuh yang lain; contohnya, satu sisi Bulan selalu menghadap Bumi. Tubuh yang terkunci gelombang lama berotasi sebagaimana berevolusi terhadap Bumi. Rotasi ini menyebabkan satu belahan Bulan selalu menghadap Bumi.”
  7. Makanan yang jatuh ke lantai dianggap aman dimakan bila diambil kembali dalam lima detik

    makanan jatuh Ini adalah omong kosong yang pastinya dikenal banyak orang. Bila ada kuman di lantai dan makanan mendarat di atasnya, otomatis mereka menempel ke makanan. Selain itu, memakan kuman dan kotoran tidak selalu menjadi hal buruk karena mereka membantu kita membangun sistem kekebalan tubuh yang kuat.

 

7 DANAU TERBESAR DI DUNIA

1. Laut Kaspia
Lokasi: Azerbaijan, Rusia, Kazakhstan, Turkmenistan, Iran
Luas (km²): 394.299
Panjang (km): 1.199
Kedalaman maksimum (m): 946

Laut Kaspia atau Laut Mazandaran merupakan sebuah laut yang terkurung daratan antara Asia, Azerbaijan, Iran (provinsi Guilan, Mazandaran dan Golestan), Turkmenistan dan Kazakhstan, dan Eropa (Rusia), Dagestan, Kalmykia dan Oblast Astrakhan. Dia merupakan kumpulan air terbesar di daratan, dengan luas permukaan 371.000 km², dan oleh karena itu memiliki karakteristik yang dimiliki oleh laut dan danau. Dia sering digolongkan sebagai danau terbesar dunia, meskipun ia tidak

10  Danau Terbesar Di Dunia
2. Superior
Lokasi: Amerika Serikat, Kanada
Luas (km²): 82.414
Panjang (km): 616
Kedalaman maksimum (m): 406

Danau Superior adalah Danau Besar Amerika Utara terbesar yang membatasi Ontario di Kanada, danMinnesota, Wisconsin dan Michigan di Amerika Serikat. Dia merupakan danau air tawar terbesar di dunia dalam luas permukaan.


3. Victoria
Lokasi: Tanzania, Uganda
Luas (km²): 69.485
Panjang (km): 322
Kedalaman maksimum (m): 82

Danau Victoria atau Victoria Nyanza (juga dikenal sebagai Ukerewe) adalah Danau Terbesar di Afrika, danau tropis terbesar di dunia, dan danau air tawar kedua terbesar dunia dalam luas permukaan setelah Danau Superior. Danau ini terletak dalam dataran tinggi di bagian barat Great Rift Valley Afrika dan diatur oleh Tanzania, Uganda, dan Kenya.

Huron Danau Terbesar Di Dunia
4. Huron
Lokasi: Amerika Serikat, Kanada
Luas (km²): 59.596
Panjang (km): 397
Kedalaman maksimum (m): 229

Danau Huron ialah salsh satu dari 5 Danau Besar Amerika. Merupakan yang ke-3 dari muara. Seperti Danau Ontario, Danau Erie, dan Danau Superior, danau ini juga dimiliki bersama antara Amerika Serikat dan Kanada

michigan Danau Terbesar Di Dunia
5. Michigan
Lokasi: Amerika Serikat
Luas (km²): 58.016
Panjang (km): 517
Kedalaman maksimum (m): 281

Danau Michigan adalah salah satu dari 5 Danau Besar di Amerika Utara yang membatasi negara bagian Amerika Serikat: Indiana, Illinois, Wisconsin, dan Michigan. Chicago merupakan kota terbesar di Danau Michigan.

aral Danau  Terbesar Di Dunia
6. Aral
Lokasi: Kazakhstan, Uzbekistan
Luas (km²): 59.596
Panjang (km): 397
Kedalaman maksimum (m): 229

Danau ini terletak di Asia Tengah yaitu di Kazakhstan utara dan Uzbekistan di selatan.

tanganyika Danau Terbesar Di Dunia
7. Tanganyika
Lokasi: Tanzania, Republik Kongo
Luas (km²): 32.893
Panjang (km): 676
Kedalaman maksimum (m): 1.435

Danau ini merupakan danau ngarai terbesar dan terdalam di Afrika atau nomor 2 terdalam di dunia serta menyimpan cadangan air tawar terbesar yang berada di Western Rift di daerah Great Rift Valley dan berada di kawasan 4 negara yaitu Burundi, Republik Demokratik Kongo, Tanzania dan Zambia,

MISTERI ‘THE FOURTH KIND’

Pernah nonton film THE FOURTH KIND? Kalau pernah. apakah anda bingung? Jujur saja, pertama ketrika saya nonton film ini, saya bingung sekaligus penasaran. but, now. saya tahu setelah searching di Internet saya baru paham. check it out!

Film Fourth Kind adalah sebuah film yang ditulis dan disutradarai oleh Olatunde Osunsanmi yang mulai tayang perdana pada tanggal 6 November 2009. Film ini mengklaim bahwa apa yang diceritakannya berdasarkan pada kisah nyata mengenai misteri hilangnya sekelompok orang di sebuah desa bernama Nome di Alaska.

Pada awal-awal film ini, penonton disuguhi dengan pemandangan berupa gunung dengan pohon-pohon yang indah. Namun, sebenarnya Nome tidak memiliki pemandangan seperti itu. Wajar, karena film ini sebenarnya diambil di Bulgaria.

Lalu, dimulailah kisah film ini yang belakangan menceritakan bahwa sekelompok orang yang hilang secara misterius tersebut sebenarnya diculik oleh para alien.

Namun sebelum melihat kasus ini lebih jauh, saya akan bercerita sedikit mengenai judul film ini.

Close Encounter
Kata “Fourth Kind” mungkin sedikit asing bagi beberapa dari kalian. Istilah ini sebenarnya merupakan sebuah terminologi dalam dunia ufo.

Dalam bukunya yang berjudul “The UFO experience : A scientific Inquiry” yang terbit tahun 1972, seorang peneliti UFO bernama J. Allen Hynek pertama kali mulai mengemukakan istilah Close Encounter of the First Kind hingga Third Kind. Lalu Fourth kind dan seterusnya ditambahkan oleh peneliti lainnya.

Untuk sekedar menambah pengetahuan, saya akan jelaskan secara singkat mengenai istilah-istilah ini :

Close Encounter of the First kind adalah pengalaman penampakan satu atau lebih objek terbang tidak dikenal yang bisa berupa piring terbang atau cahaya-cahaya aneh.

Close Encounter of the Second Kind adalah pengalaman dengan UFO yang disertai dengan efek fisik seperti panas, radiasi, kerusakan pada daratan, efek pada manusia, hewan yang ketakutan, sinyal yang terganggu atau waktu yang hilang (Lost Time).

Close Encounter of the Third Kind adalah perjumpaan dengan makhluk alien. Hynek tidak mendefinisikan makhluk ini dengan jelas atau menyebut asal-usulnya. Ia hanya mengatakannya sebagai “animate beings”. Istilah ini juga pernah digunakan oleh Stephen Spielberg untuk salah satu judul filmnya.

Sedangkan istilah Close Encounter of the Fourth Kind merujuk kepada peristiwa penculikan oleh alien.


Selain empat Close Encounter tersebut, masih ada Close Encounter tambahan lainnya, yaitu :

Fifth Kind, yang merujuk kepada kontak atau hubungan dengan alien yang terjadi secara sadar dan proaktif.

Lalu Sixth Kind yang merujuk kepada insiden yang melibatkan UFO yang membawa dampak berupa luka atau kematian.

Sedangkan Seventh Kind merujuk kepada hibridisasi alien dengan manusia, sebuah konsep yang diterima luas oleh para penganut teori UFO masa purba.

Memisahkan Fiksi dengan Realita
Jadi, dari judulnya saja, film ini sudah mengindikasikan mengenai penculikan oleh alien. Namun, pertanyaannya apakah film ini benar-benar berdasarkan pada peristiwa nyata ?

Jawaban untuk pertanyaan ini adalah : Ya !

Memang, di Nome, Alaska, selama kurun waktu 40 tahun, puluhan orang yang kebanyakan adalah suku asli lokal menghilang atau tewas tanpa sebab yang jelas. Dalam hitungan statistik, Nome memang termasuk desa dengan persentase kehilangan orang terbesar di Amerika.

Tapi, benarkah para alien menculik para penduduk Nome yang hilang tersebut ?

Jawabannya adalah : Tidak ! Paling tidak itulah jawaban dari FBI dan para penduduk lokal Nome.

Teknik Penyutradaraan dan Marketing
Film ini sebenarnya hanyalah sebuah interpretasi liar dari seorang pembuat film, sama seperti interpretasi Stephen Spielberg yang percaya bahwa Crystal Skull adalah tengkorak alien di film Indiana Jones and the kingdom of Crystal Skull.

Yang membuat para penonton terkecoh adalah keahlian sang sutradara membuat narasi dan metode pengambilan gambar yang menciptakan atmosfer semi dokumenter pada film ini. Metode ini bukan hal yang baru karena sebelumnya film “Blair Witch Project” dan “Paranormal Activity” juga menggunakan metode yang serupa.

Selain metode pengambilan gambar yang cerdas, hal lain yang membuat banyak orang terkecoh adalah metode marketing yang dilancarkan untuk mempromosikan film ini.

Dalam facts sheet yang diberikan oleh Universal Studio mengenai film ini, disebutkan bahwa Olatunde Osunsami pertama kali terinspirasi untuk membuat film ini setelah mendengar mengenai Dr. Abigail Tyler dari seorang temannya.

Lalu, dalam Facts sheet itu juga disebutkan bahwa :

“Pada musim gugur tahun 2000, pasien sang terapis (Dr. Abigail Tyler), di bawah pengaruh hipnotis, menunjukkan sikap yang menunjukkan adanya perjumpaan dengan makhluk yang bukan manusia.”

Disebutkan juga bahwa sementara sang psikolog menyelidiki fenomena ini, ia menemukan adanya sejarah kasus orang hilang di wilayah itu yang dimulai sejak tahun 1960an. Semakin ia menggali lebih dalam, semakin ia percaya bahwa cerita-cerita yang disampaikan pasiennya bukanlah False Memory, melainkan sebuah bukti komprehensif yang mengkonfirmasi adanya peristiwa penculikan oleh alien.


Lalu, di bagian lain statement itu juga mengatakan bahwa sebagian adegan yang ditampilkan di film itu adalah adegan-adegan nyata yang diciptakan ulang.

Untuk menambah kuat pengaruh pencitraan itu, pada awal film, Milla Jovovich tampil dengan mengatakan bahwa ia memerankan Dr. Abigail Tyler dan adegan yang akan disaksikan sangat mengganggu.

Kombinasi dari semua teknik ini akhirnya menciptakan kepercayaan bahwa peristiwa yang diceritakan dalam film ini sungguh-sungguh nyata.

Apa yang sebenarnya terjadi di Nome ?
Nome, adalah sebuah desa kecil di Alaska yang berpenduduk hanya sekitar 4.000 jiwa. Dalam rentang waktu sekitar 40 tahun, puluhan penduduk desa itu menghilang atau tewas karena sebab yang tidak bisa dijelaskan, kebanyakan adalah para penduduk asli Alaska.

Walaupun telah terjadi sejak tahun 1960an, baru pada tahun 2005 FBI dipanggil untuk menyelidiki kasus ini karena kecurigaan adanya pembunuh berantai yang bergentayangan di Alaska. Departemen analisa perilaku FBI dari Quantico setuju untuk memprofile setiap kasus dengan tujuan untuk menemukan mata rantai yang menghubungkannya.

Setelah melakukan penyelidikan intensif terhadap 24 kasus yang diserahkan oleh kepolisian setempat, FBI menemukan hanya 9 orang yang benar-benar menghilang tanpa jejak. Sisanya tewas oleh sebab yang tidak terlalu jelas. Namun FBI berkesimpulan bahwa tewasnya sejumlah orang ini sangat erat kaitannya dengan konsumsi alkohol dan cuaca musim dingin yang sangat tidak bersahabat. Nome memang terkenal dengan bar dan minuman kerasnya.

Mungkin sebagian dari kalian tidak percaya dengan kesimpulan FBI, tapi apapun kesimpulan mereka, tidak pernah sekalipun dalam kasus ini pernah muncul teori mengenai alien, baik dari FBI, kepolisian, penduduk ataupun keluarga korban.

Namun, bagi Olatunde Osunsanmi, kasus orang yang hilang ini dieksploitasi dengan menyebutnya sebagai kasus penculikan alien.

Kawerak Inc, sebuah organisasi nirlaba di Alaska yang turut mendorong pihak berwajib menyelidiki kasus ini lebih serius bahkan menganggap film Fourth Kind sebagai film yang mengada-ada.

“Film itu terlihat menggelikan,” Kata presiden Kawerak Inc, Melanie Edwards. “Film ini tidak sensitif terhadap anggota keluarga dari orang-orang yang menghilang di Nome.”

Walikota Nome, Denise Michels, memberikan komentar senada,”Film horor yang berusaha mengatakan bahwa penduduk-penduduk Nome yang hilang adalah akibat penculikan alien hanyalah sebuah fantasi Holywood.”

“Orang-orang harus sadar bahwa film ini cuma sebuah thriller science fiction.”

Michels juga mengatakan bahwa akibat film ini, para penduduk Nome banyak menerima telepon dari orang-orang yang menanyakan soal kebenaran kisah film ini, dan mereka cukup lelah menanggapinya.

Lalu, jika teori penculikan alien dianggap mengada-ada, bagaimana dengan Dr. Abigail Tyler ?

Apakah psikolog ini benar-benar ada ?

Dr. Abigail Tyler – Psikolog Misterius
Inipun sebuah teknik marketing yang lain. Sang sutradara mengaku bahwa ia mendengar mengenai Dr. Abigail Tyler dan mendapatkan banyak informasi darinya mengenai peristiwa penculikan alien di Nome. Namun sebenarnya tidak ada orang yang pernah mendengar mengenai Dr. Abigail Tyler, termasuk badan pemberi lisensi psikolog negara bagian dan presiden Asosiasi Psikolog Negara Bagian.

Satu-satunya sumber website yang berhubungan dengan psikologi yang menyebutkan nama Dr.Abigail Tyler adalah alaskapsychiatryhournal.org. Dalam halaman web itu kita bisa menemukan nama dan biografi singkat Dr. Abigail Tyler.

Jika memang namanya ada di halaman web itu, mengapa namanya tidak dikenal sama sekali di kalangan psikolog ?

Jawabannya adalah : alaskapsychiatryhournal.org adalah bagian dari strategi pemasaran film tersebut.

Domain tersebut ternyata didaftarkan pada Agustus 2009, hanya 3 bulan sebelum peluncuran film tersebut. Setelah film tersebut beredar luas, web tersebut ternyata sudah tidak bisa diakses.

Terlalu kebetulan !

Tentu saja, web ini merupakan bagian dari strategi viral marketing yang dilancarkan pembuat film Fourth Kind.

Selain web itu, beberapa orang yang mencoba mencari keberadaan Dr Tyler selalu menemui jalan buntu dan sepertinya satu-satunya orang yang mengkonfirmasi keberadaan Dr.Tyler hanya sang sutradara film, Olatunde Osunsami.

Jika Dr. Abigail Tyler benar-benar ada, dimanakah dia berada sekarang ?

Catatan tambahan
Tulisan ini saya ambil dari beberapa media asing yang pernah menulis mengenai kisah Nome yang sesungguhnya. Link-linknya, bisa kalian lihat dengan mengklik sumber-sumber di bawah tulisan. Kesimpulannya, tentu saja, film ini hanyalah sebuah film science fiction, bukan dokumenter atau semi dokumenter.

Karena tulisan ini berfokus pada film Fourth Kind, maka saya tidak bercerita panjang lebar soal misteri lenyapnya penduduk Nome. Lagipula, informasi mengenai peristiwa Nome sangat sedikit sehingga saya tidak bisa membuatnya menjadi tulisan yang informatif. Jadi kalian harus puas dengan pembahasan ini.

FENOMENA SUPERMOON

Fenomena Supermoon
Fenomena Supermoon
Fenomena Supermoon
Fenomena Supermoon
Fenomena Supermoon
Fenomena Supermoon

MISTERI KEHIDUPAN MANUSIA DI BAWAH TANAH

 Misteri Kehidupan Manusia di Bawah Tanah

Legenda menyebutkan ada kehidupan di bawah tanah, dan pintu masuknya terletak di kutub utara. Legenda itu muncul sejak zaman Plato yang berkeyakinan, bahwa di dalam bumi penuh dengan terowongan dan lubang. Apakah legenda itu benar?

Pemikiran adanya lubang di perut bumi sangat popular di antara penulis “science fiction”. Bahkan beberapa penulis menunjukkan perhitungan estimasinya serta eksperimen untuk membuktikan planet bumi, memiliki lubang di dalamnya. Lalu apakah “science fiction” itu benar?

Doktor Ilmu Geologi dan mineral dari Russian Academy of Natural Sciences, Mark Sadikov mengatakan, manusia tidak akan bisa masuk ke dalam perut bumi, karena tidak ada lubang di kutub utara. Wilayah di utara merupakan zona laut dalam, dan terdapat palung di beberapa bagiannya.

Pejabat riset di Arctic and Antarctic Research Institute, Maria Gavrilo juga mengatakan, tidak pernah mendapatkan lubang di wilayah utara saat melakukan riset di wilayah tersebut. Bahkan, wilayah kutub utara sendiri merupakan lautan yang tertutup es secara penuh.

Di abad 21, kemungkinan adanya lubang itu diteliti kembali. Pakar pendukung teori lubang bumi menyebutkan medan magnet yang berbeda-beda sebagai indikasi. Mereka juga merujuk pada sinar aurora yang merupakan gas yang muncul di kutub.

 Misteri Kehidupan Manusia di Bawah Tanah

Continue reading “MISTERI KEHIDUPAN MANUSIA DI BAWAH TANAH”