That Day (Unpredictable) + Ngapuk

Kamis, 12 Januari 2012

Pagi itu sama seperti hari-hari sebelumnya. Ritualnya pun juga sama (Waaaiitt! Bukan ritual yang itu-itu. Maksud gue tuh ya ritualnya gue setiap pagi. Mandi, sarapan, pergi sekolah dan tidak lupa meminta uang jajan) Teratur kan hidup gue? Wkwkwkw! Kalau kata Mama sih, “Jajannya nggak pernah lupa atau ketinggalan gitu ya sepanjang peradaban manusia,” Omaigaaaatt! Mama sudah bersastra ria tingkat Dewa rupanya. Ok. No problem!

Sebenarnya hari Kamis itu, gue males banget buat mandi. Rasanya… you know, devils inside my head said keep watching TV, Reta. But, it’s impossible. Did you know? Semalaman itu gue bener-bener nggak tidur. Nggak bisa tidur. Nah! Liat deh, akut banget kan insomnianya gue. Lama-lama takut juga gue jadinya. Jadilah gue stay in the front of  TV watched random channel sambil nge-wish dalam hati, semoga ntar dalam belasan menit lagi gue bakal jatuh tertidur lelap bak Putri Tidur! (What? Eleeeehh, ngelantur banget guenya yak!) Guess what? Gue tetap terjaga tuh hingga pagi. Dan dampak dari insomnia gue itu adalaaaahhhh…. Lingkaran hitam di bawah mata sehingga akan terlihat seperti mata panda (tapi menurut gue itu nggak masalah. Karena toh gue pakai glasses, right?)  Selain itu, nggak tahu kenapa badan gue jadi remuk seremuk-remuknya kayak abis dilindes truk. Apa mungkin karena gue udah duduk tegap di depan laptop selama belasan jam tanpa istirahat ya? Nenek-nenek juga tahu kagak sih.

Nah, saat melihat jam telah menunjukkan pukul 05:30, terpaksa (dengan TERPAKSA) gue akhirnya beranjak ke kamar mandi *Maleeeesssss-bangeeeettttsss!* Jebar-jebur selama 5 menit, laluuuuuuuuuuuuu… batikan, take my cereal for breakfast, terussss, minta uang jajan, laluuuu (Weks! There are many “lalu”) pamitan sama Mama dan Papa.

Sesampainya di sekolah ya kayak biasa gue langsung ngejugruk with my ASDFGHJKL!! There are Tiwi, Andreas, Monica, and Risma. And like usual, Andreas mocked me, said “Change your sad face, NANGIS!!!” Gue nggak tau kenapa. Tuh anak suka banget teriakin gue dengan kata “Nangis!!”. Katanya, muka gue tuh selalu sedih kuadrat (padahal menurut gue, muka gue ini muka anak baik manis, pintar, dan rajin menabung) *Yeaaa, timpuk-aja-gue-pakai-batu-saking-PD-nya*

Jam masuk pun berbunyi. KRIIIIIINNGGG!

Dan pelajaran pembuka pada hari Kamis tersebut adalaaaaahhh…. MATEMATIKA! You know what after that?  FISIKA! Yeaaa, tersiksa banget nggak tuh gue, di hari Kamis nan cerah, sudah harus menghabiskan 2 jam pelajaran Matematika, dan 2 jam pelajaran lainnya untuk Fisika. Gilaaaa, maaannn! Akhirnya, bel istirahat yang ditunggu sejuta umat (eleh! Over banget gue!!) itu berbunyi dengan lantangnya (lo pikir pejuang ’45 apa pakai kata “lantang” segala) wkwkw!

Dan pas jam istirahat, Andreas ngebalikin novel (Golden Bird by Luna Torashyngu) gue yang dia pinjam. Dan di dalam novel Mbak Luna itu, ada teka-teki sebagai berikut:

Reta Riayu Putri (Golden Bird by Luna Torashyngu)

Andreas bilan ke gue, kalau dia bingung sama teka-teki di novel Luna itu. Tapi, dia yakin kalau dia bisa nyelesain teka-teki greatoooo milik Luna tersebut. Jadi, gue nantangin Andreas. Perjanjiannya, kalau Andreas bisa mecahin tuh kode dari bilangan prima, maksudnya cara ngedapatin bilangan prima tersebut, gue bakal traktir dia ice cream! Tapi, sebaliknya. Kalau dia nggak bisa mecahin kode itu sampai jam pulang sekolah berbunyi, dia yang harus traktir gue ice cream! Nothing’s special. I just wanna have fun that day walaupun gue tau itu sama aja kayak taruhan. Taruhan ice cream sekali-kali nggak pa-pa kali ya? *nyengir lebar*

Tik tok tik tok tik tok tik tok!

Waktu berjalan dengan cepatnya meninggalkan detik demi detik yang terasa kian membumbung tinggi lenyap termakan zaman (Eh, kayaknya gue berbakat nih buat puisi lama kayak begini) Skip! Oke, Did you know guys? Si Dreas bisa nyelesain tuh teka-teki! Anjiiiiiissss! IQ tuh anak ya, tinggi bangeeettsss! *bersikap-seperti-biasa* Dan, tebaklah sana apa yang mau gue tulis. Ya jelaslah. Gue traktir dia ice ceam. LOL! Haha. But, that’s great time! I love it! Gue nggak nyesal tuh kalah taruhan sama tuh anak dan harus traktir dia ice cream. Toh, cuma ice cream. Ye gak? Kecuali dia minta taruhan sama Range Rover nya Obama, ya jelas gue nggak maulah. Wkwkw (;

Bel pulang sekolah pun berbunyi! HORRRRAAAAYYYYY! *lompat-lompat jempalitan*

Nah, great time lagi tuh. Om Faisal, nraktir satu jemputan, yang terdiri dari para Ngapukers untuk lunch bareng di… (entah apa nama tempatnya) You know what’s that? We ate BAKSO! Love it, Mommmmaaaa! Mungkin, itu kayak semacam syukuran kecil karena Om Faisalnya sendiri baru aja punya baby. Jadiiiiiii, yaaaa you know, that’s one of great time ever! Just like I said, we’re family here, right? Tapi, sayaaaaannnggg…. One of Ngapukers, Putu nggak bisa ikut untuk lunch bareng *nangis-di-pojokan* hhe.

Selama lunch, macam-macam deh tuh ekspresi yang muncul dari para Ngapukers. Ada yang kepedasan, ada yang tetap stay cool, ada yang geleng-geleng kepala ngedenger music yang diputar di tempat bin ajaib itu. Ada juga yang datar sedatar-datarnya. Nah, finally, we went to home with…. *senyum lebar*

Ngga tau Ngapuk? Read on here →

 https://retariayu.wordpress.com/2011/12/14/dunia-tawa-si-ngapuk/

Haha, that’s it, that’s all, I LOVE IT!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s